Tanjab Barat, Hajarnews.com – Menanggapi kerusakan tanggul yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tanjung Senjulang tahun 2024, Camat Bram Itam dan Kepala Desa Tanjung Senjulang akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi terkini.
Camat Bram Itam, Hendri, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk menangani masalah ini. Ia juga berjanji akan turun langsung ke lokasi guna mengecek kerusakan tersebut. “Kami akan koordinasi dan segera mengecek langsung kerusakan tanggul itu,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (20/1/25).
Kepala Desa Tanjung Senjulang membantah adanya kerusakan besar pada tanggul tersebut. Ia menjelaskan bahwa masalahnya hanya berupa tanah di tengah tanggul yang ambles. “Jebol tidak ada, hanya tanah di tengah turun ambles ke bawah, mungkin di bawahnya kosong. Tapi ini masih dalam tahap pemeliharaan, dan akan kami tutup lagi,” terang Kepala Desa.
Ketika ditanya mengenai besaran anggaran untuk proyek tanggul tersebut, Kepala Desa mengaku lupa detailnya. “Kami sedang di kantor camat, bisa cek di papan informasi bang,” ujarnya singkat.
Kerusakan tanggul ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena lokasinya yang strategis dan vital bagi masyarakat setempat. Masyarakat berharap kerusakan tersebut segera diperbaiki agar fungsi tanggul sebagai pelindung dari banjir dapat kembali maksimal.
Sementara itu masyarakat mengeluhkan kondisi tanggul yang rusak dan meminta pihak Inspektorat Tanjab Barat untuk mengaudit pelaksanaan realisasi Dana Desa Tanjung Senjulang.
“Baru selesai dikerjakan dengan Dana Desa sudah longsor, kami meminta pihak Inspektorat agar segera turun dan mengecek penggunaan Dana Desa Tanjung Senjulang,” pintanya.
Berita selanjutnya akan terus diperbarui dengan perkembangan lebih lanjut di lapangan. (*)