Skandal DAK SMAN 2 Tanjab Barat: Oknum PNS Dinas Kominfo Diduga Terlibat

KUALATUNGKAL, Hajarnews.com – Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) SMAN 2 Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), tahun 2022 memasuki babak baru dengan terungkapnya keterlibatan seorang oknum PNS yang bertugas di Dinas Kominfo Tanjab Barat. Hal ini terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi beberapa waktu lalu.

Yuliawati, Ketua Komite SMAN 2 Tanjab Barat, membenarkan adanya keterlibatan oknum berinisial D dalam proyek DAK tersebut. “Iya, benar. Nama saudara D memang terlibat sebagai penyedia dana talangan awal. Saya baru tahu setelah ada penagihan sebesar Rp400 juta,” ungkap Yuliawati saat dihubungi, Sabtu (22/12).

Bacaan Lainnya

Menurut Yuliawati, uang tersebut digunakan oleh bendahara proyek tanpa sepengetahuannya. Ia bahkan menolak untuk membayar saat tagihan muncul. “Saya tidak pernah menyetujui peminjaman uang kepada saudara D. Bahkan, nama D tidak ada di SK kepengurusan proyek tersebut,” jelasnya.

Meski tidak terlibat langsung dalam kepengurusan proyek, D disebut-sebut menjadi penyokong dana awal proyek DAK SMAN 2. Namun, keterlibatannya mulai terungkap setelah muncul tagihan yang diajukan melalui pihak ketiga.

“Dia pernah menemui saya untuk ikut dalam kegiatan proyek, tetapi saya tolak karena tidak ada keputusan dari kepala sekolah maupun pihak lainnya,” tambah Yuliawati.

Dalam sidang pada Selasa (17/12), terdakwa dalam kasus ini menyampaikan nota pembelaan, termasuk pembelaan tertulis dari Yuliawati. Dalam pledoi-nya, ia meminta majelis hakim untuk mempertimbangkan keterlibatannya yang disebut hanya sebagai pengurus tanpa wewenang atas penggunaan dana.

Namun, pernyataan ini membuka kotak Pandora baru yang menimbulkan pertanyaan besar: Apakah oknum PNS berinisial D ini akan menjadi tersangka berikutnya dalam kasus ini?

Hingga berita ini diturunkan, oknum D belum memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya. Kasus ini masih bergulir dan menjadi perhatian publik, mengingat proyek DAK adalah salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Apakah pihak berwenang akan segera memeriksa saudara D terkait keterlibatannya? Atau adakah pihak lain yang juga terlibat dalam kasus ini? Sidang berikutnya dipastikan akan menjadi kunci untuk mengungkap keseluruhan skandal ini.  (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *